RSS

Sebelum Mati, Malaikat Menyumpal Mulut Fir'aun


Sabda Nabi s.a.w: "Malaikat Jibril menyumpali mulut Fir'aun dengan pasir, khawatir kalau-kalau akan mengucapkan: la 'ilaha illa'l-lah"


Hadits di atas umumnya dapat kita temui pada bahasan ayat tenggelamnya Fir'aun, surat Yunus ayat 90, di mana Allah berfirman :
"Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)." (Qs. 10:90).

Pada detik-detik naza'nya, malaikat Jibril melihat gelagat Fir'aun akan mempergunakan kesempatan dalam kesempitan.
Allah Ta'ala memerintahkan malaikat Jibril untuk mengeksekusi nyawa Fir'aun dengan cara menyumpal mulutnya dengan pasir, supaya tidak sampai mengucapkan keimanan dan pertaubatannya.
Akhirnya Fir'aun mati dengan mulut menyon dan jauh dari rahmat Allah s.w.t.(Tafsir Al-Kasyaf, 21 202). Karena iman dan taubat pada saat ini, tiada guna sama sekali.

Mengutip Tafsir Syeikh Sa'di, ada dua keadaan di mana iman tidak berguna pada saat itu yakni beriman di ujung sakarat dan beriman menjelang hari Qiamat, sesuai firman Allah dalam surah Al-Mu'min:85.

Fir'aun wafat di Laut Merah atau laut Qalzum atau sebelumnya populer dengan nama FAM AL-HAIRUTS, dekat terusan Suez, pada tanggal 10 Muharram dan karena itulah ada syari'at shaum 'Asyura, setelah sebelumnya menyatakan taubat dan yakin akan Tuhan Allah s.w.t. Dan inilah taubat yang tertolak (Qs. 10:90)
sumber : infogue

Anda Membaca Artikel : Sebelum Mati, Malaikat Menyumpal Mulut Fir'aun


0 Responses to "Sebelum Mati, Malaikat Menyumpal Mulut Fir'aun"

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

 
Return to top of page Copyright © 2010 | Flash News Converted into Blogger Template by HackTutors